Kimia Medisinal 2
Materi pertemuan kedua Kimia Medisinal, "Metabolisme obat didalam tubuh"
Pada saat proses obat di metabolisme oleh tubuh ada kemungkinan untuk terjadinya interaksi obat. sehingga kadar plasma obat kedua yang diminum dapat meningkat atau menurun. Akibatya, terjadilah yang namanya peningkatan toksisitas atau penurunan efektivitas obat yang sudah dikonsumsi
Interaksi dalam metabolisme dapat terjadi dengan dua kemungkinan, yakni pemacu/induksi enzim atau penghambat enzim. Suatu obat presipitan dapat memacu metabolisme obat lain (obat objek) sehingga mempercepat eliminasinya
Link Youtube
Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
BalasHapusbagaimana proses pengubahan obat menjadi senyawa yang lebih polar dalam proses metabolisme obat?
BalasHapussuatu obat dimetabolisme lebih dahulu sehingga dapat berubah menjadi bentuk polar dan selanjutnya dapat diekskresi. Organ yang paling berperan dalam metabolisme tersebut adalah hati melalui eksresi xenobiotik melalui cairan empedu dan urine. Metabolisme xenobiotik dibagi 2 fase, yaitu Fase Hidroksilasi dan Fase Konjugasi. Fase Hidroksilasi merupakan fase mengubah xenobiotik aktif meniadi
Hapus- inaktif. Fase konjugasi merupakan fase mereaksikan xenobiotik inaktik dengan zat kimia tertentu dalam tubuh menjadi zat yang larut, sehingga mudah diekresi baik lewat empedu maupun urine. Fase Hidroksilasi yang mengubah xenobiotik aktif menjadi inaktif dengan bantuan enzim Monooksidase atau Sitokrom P450.
Enzim Sitokrom P450 terdapat banyak di Retikulum Endoplasma. Fungsi enzim ini adalah sebagai katalisator perubahan Hidrogen (H) pada xenobiotik menjadi gugus Hidroksil (OH). Reaksi Hidroksilasi oleh enzim Sitokrom P450 adalah sebagai berikut: RH + 02 -> R-OH + H2OSitokrom P450 merupakan hemoprotein seperti hemoglobin, banyak terdapat pada membran retikulum endoplasma sel hati. Pada beberapa keadaan produk hidroksilasi bersifat mutagenik atau karsinogenik. Sementara itu pada fase konjugasi senyawa xenobiotik inaktif direaksikan dengan zat kimia tertentu dalam tubuh menjadi zat yang larut air (hidrofilik), sehingga mudah diekskresi baik lewat empedu maupun urine.
apakah ada cara yang digunakan untuk meminimalisir atau mencegah munculnya risiko toksisitas akibat interaksi metabolisme obat?
BalasHapusbagaimana proses obat yang di ekskresikan melalui kulit?
BalasHapusProses yang terjadi apabila obat dieksresikan melalui kulit ialah, bila suhu tubuh kita meningkat atau suhu udara di lingkungan kita tinggi, pembuluh-pembuluh darah di kulit akan melebar. Hal ini mengakibatkan banyak darah yang mengalir ke daerah tersebut. Karena pangkal kelenjar keringat berhubungan dengan pembuluh darah maka terjadilah penyerapan air, garam dan sedikit urea olen kelenjar keringat. Kemudian air bersama larutannya keluar melalui pori-pori yang merupakan ujung dari kelenjar keringat. Keringat yang kelvar membawa panas tubuh, sehingga sangat penting untuk menjaga agar suhu tubuh tetap normal.
Hapus