Metode Farmakologi 4
Materi pertemuan keempat Metode Farmakologi, "Uji Potensi Antibiotik Neomycin Secara Mikrobiologi"
Antibiotik adalah zat-zat yang dihasilkan dari fungi atau bakteri yang memiliki khasiat mematikan atau menghambat pertumbuhan mikroba lain, sedangkan toksisitasnya bagi manusia itu relatif kecil. Antibiotik akan memberikan efek yang baik jika kadar atau potensinya memenuhi persyaratan.
Neomycin ialah jenis antibiotik golongan aminoglikosida yang menunjukkan aktivitas bakterisida terhadap basil aerob gram negatif dan biasanya neomycin banyak ditemukan pada sediaan topikal seperti krim salep atau tetes mata
Dalam pengujian kadar (potensi) dari krim neomycin sulfat ini dilakukan secara mikrobiologi yaitu dengan pengujian potensi antibiotik sehingga dapat memberikan jaminan bahwa kualitas dan mutu antibiotik yang digunakan dalam pengobatan sudah memenuhi syarat yang telah ditentukan. Adapun prinsip dari metode ini adalah membandingkan zona hambatan pertumbuhan mikroorganisme uji oleh dosis senyawa antibiotik yang diuji terhadap zona hambat oleh dosis antibiotik baku pembanding pada media lempeng agar.
Berikut link Youtube dari penjelasan materi :
bagaimana dengan kondisi dimana seseorang yang telah terjadi gangguan dalam pembentukan (sintesis) proteinnya atau terjadi mutasi lalu diberikan antibiotik dengan golongan aminoglikosida?
BalasHapusSemua antibiotik golongan aminoglikosida bersifat inhibitor selektif terhadap sintesis dinding sel bakteri sehingga dapat aktif pada bakteri yang dalam fase pertumbuhan. Tahap awal pada kerja antibiotik ini dimulai dari pengikatan obat pada reseptor sel bakteri yaitu pada protein pengikat penisilin (PBPs=Penicillin-binding proteins). Setelah obat melekat pada satu atau lebih reseptor maka reaksi transpeptidasi akan dihambat dan selanjutnya sintesis peptidoglikan akan dihambat. Tahap berikutnya adalah inaktivasi serta hilangnya inhibitor enzim-enzim autolitik pada dinding sel. Akibatnya terjadi aktivasi enzim-enzim litik yang dapat menyebabkan lisis bakteri.
HapusKarena tahap awal dari sintesis berlangsung pada membran sitoplasma maka agar menjadi efektif antibiotik ini harus mengadakan penetrasi melalui membran.
Resistensi terhadap antibiotik dapat disebabkan akibat pembentukan enzim yang merusak antibiotik contohnya yaitu enzim β-laktamase. Enzim ini akan menyebabkan terbukanya cincin β– laktam pada antibiotik sehingga dapat merusak aktivitas antimikroba.
apakah ada alasan tertentu kenapa antibiotik golongan aminoglikosida sulit untuk diabsorbsi di gastrointestinal, dan kenapa 97% dosisnya tidak dapat diarbsorbsi oleh tubuh?
BalasHapusantibiotik golongan Aminoglikosida sulit untuk diabsorpsi pada gastrointestinal karena obat ini dapat memperparah kelemahan otot karena potensi efek seperti curare pada sambungan neuromuskuler. Sejumlah kecil neomisin yang diberikan secara oral dapat diserap melalui mukosa usus yang utuh. Ada banyak laporan dalam literatur tentang nefrotoksisitas dan/atau ototoksisitas dengan penggunaan neomisin, selain itu Neomisin yang diberikan secara oral juga dapat meningkatkan ekskresi asam empedu tinja dan mengurangi aktivitas laktase usus.
Hapussedangkan sebagian besar dosis dari antibiotik golongan aminoglikosida tidak dapat diabsorpsi oleh tubuh akibat antibiotik jenis ini hanya di metabolisme sebagian, dan obat jenis ini biasanya mempunyai laju disolusi sangat cepat dan dapat menunjukkan variasi yang tinggi dalam tingkat penyerapan obat. sehingga lebih dari separuh senyawa induk diekskresi dalam bentuk utuh dan terdapat di urine dan feses dalam persentase yang hampir sama
apakah ada ketentuan berapa rasio yang dibutuhkan untuk uji potensi antibiotik neomycin dan bagaimana cara neomycin tersebut mendapatkan rasio agar dapat dikatakan bahwa uji potensi antibiotik neomycin yang dilakukan berhasil
BalasHapusBerdasarkan monografi yang tercantum di
HapusFarmakope Indonesia edisi V dan USP edisi 41 yaitu satu mg neomycin sulfat mengandung tidak kurang 600 mikro grama neomycin. Dari monografi terlihat bahwa kadar (potensi) neomycin dihitung terhadap jumlah neomycin yang digunakan. Misalnya pada uji potensi antibiotik neomycin pada sediaan krim neomycin sulfat, dimana harus memiliki potensi rasio antara 90% sampai 135% dihitung terhadap kadar neomycin yang digunakan.
Nilai kandungan neomycin dapat diketahui dari nilai potensi neomycin sulfat yang digunakan pada produksi skala pilot untuk registrasi (pendaftaran) produk ke pihak regulasi. Misal potensi bahan baku neomycin sulfat yang didapatkan dalam pengujian adalah 750 mg/g maka kandungan neomycin dalam mg adalah 5 x 0.750 mg yaitu 3.75 mg . Pada etiket kemasan dicantumkan satu gram krim neomycin sulfat setara dengan neomycin 3.75 mg. Pada perhitungan potensi antibiotik dihitung terhadap kandungan neomycin